“Program ini diharapkan mampu memperkuat peran pemerintah kecamatan dalam penanggulangan bencana, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat di wilayah rawan bencana,” ujar Rahmi, Rabu (24/9/2025).
Ia menegaskan, pembentukan Kecamatan Tangguh Bencana bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kesiapsiagaan, serta mempercepat respons dan pemulihan pascabencana. Hal ini sejalan dengan visi terwujudnya masyarakat yang mandiri, tangguh, dan mampu beradaptasi.
“Dengan adanya program ini, risiko bencana dapat dikurangi sejak dini. Selain itu, respons dan pemulihan juga bisa lebih cepat dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” tambahnya.
BPBD Balangan menargetkan pada tahun 2026 program Kecamatan Tangguh Bencana sudah terbentuk secara resmi di kabupaten tersebut.
“Mudah-mudahan masyarakat Balangan semakin siap dan sigap menghadapi segala bentuk potensi bencana,” tutupnya. (Wartabanjar.com/Alfi)
Editor Restu







