“EQ jongkok sepertinya 😂😂.”
“Kemenag kok atitute gini, pecat aja sudah!”
“Arogan, copot jabatannya!”
Bahkan ada yang menyamakan nama Zamroni dengan guyonan: “Zhamroni saudara kandung Sharoni.”
Insiden sepele ini berubah jadi bahan kritik keras karena dianggap tidak mencerminkan sikap pejabat publik. Warganet menilai pejabat harus bisa menahan diri dan menjaga wibawa, terlebih saat berada di hadapan banyak orang.
Satu gerakan spontan Zamroni Aziz kini berbuntut panjang. Dari sekadar menyingkirkan mikrofon, kini ia harus menghadapi badai kritik publik yang mempertanyakan etika dan emosinya sebagai pejabat Kemenag.(Wartabanjar.com/tanahbumbuinfo/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






