Satu gerakan spontan Zamroni Aziz kini berbuntut panjang. Dari sekadar menyingkirkan mikrofon, kini ia harus menghadapi badai kritik publik yang mempertanyakan etika dan emosinya sebagai pejabat Kemenag.(Wartabanjar.com/tanahbumbuinfo/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







