WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Amarah warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala) akhirnya memuncak. Seekor kerbau jantan yang selama ini jadi biang kerok perusak kebun dan sawah berhasil ditangkap dalam sebuah jebakan pada Selasa (16/9/2025) malam.
Selama tiga bulan terakhir, hewan liar itu disebut sebagai musuh bersama. Padi dan sayuran warga habis diinjak dan dimakan, hingga dua kali musim panen gagal total. Kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
Tak Ada yang Mengaku
Kepala Desa Karang Rejo, Pendi Pranata, mengungkapkan warga sudah lama geram. Mereka sempat meminta pemilik kerbau bertanggung jawab, namun tak satu pun ada yang mengaku.
“Ada empat ekor kerbau yang merusak, tapi baru satu yang tertangkap,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Kini, kerbau itu dibiarkan berada dalam jebakan di Dusun Banjar Arum RT 17, sementara warga bergiliran menjaga. Mereka menunggu siapa yang berani mengaku sebagai pemilik hewan perusak itu.







