Relokasi Pasar Pagatan Makin Dekat! Komisi II DPRD Tanbu Tinjau Lahan Baru di Desa Pagaruyung
WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Rencana relokasi Pasar Pagatan yang lama dinantikan masyarakat akhirnya memasuki tahap serius. Komisi II DPRD Tanah Bumbu (Tanbu) turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring lahan calon relokasi di Desa Pagaruyung, Kecamatan Kusan Hilir, Rabu (17/9/2025).
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Tanbu, Andi Erwin Prasetya, bersama anggota dewan H. Rusdi dan Harman Udin. Turut mendampingi, Kepala Diskumdagri Tanbu Hamaluddin Taher beserta jajaran, serta Kepala Desa Pagaruyung, Maulana.
Pasar Lama Dinilai Memprihatinkan
Andi Erwin menegaskan, kondisi Pasar Pagatan saat ini sudah tidak layak. Selain kumuh, keberadaannya berpotensi membahayakan baik pedagang maupun pengunjung.
“Kami menilai kondisi pasar saat ini sudah memprihatinkan dan mendesak untuk segera direlokasi. Lahan empat hektare di Desa Pagaruyung ini bisa menjadi solusi,” ujarnya tegas.
Menurutnya, dorongan kuat dari Aliansi Masyarakat Pagatan dan Mahasiswa Muhammadiyah memperkuat alasan DPRD mendesak Pemkab menindaklanjuti rencana pemindahan pasar.
“Hari ini monitoring dilakukan untuk memantapkan relokasi demi kemajuan Kota Pagatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Diskumdagri Tanbu Hamaluddin Taher menyampaikan bahwa hasil tinjauan lapangan akan segera dilaporkan kepada Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.
“Nanti akan kami sampaikan langsung kepada Bupati untuk mendapat arahan lebih lanjut,” ungkapnya, sembari memperlihatkan denah dan peta lokasi calon pasar baru.
Kepala Desa Pagaruyung, Maulana, menyambut baik rencana relokasi pasar ke wilayahnya. Menurutnya, kehadiran pasar baru akan membawa angin segar bagi perekonomian desa.
“Selain menggerakkan roda ekonomi, pasar baru akan menjadi katalis bagi perkembangan desa kami,” tuturnya penuh optimisme.
Dengan monitoring ini, masyarakat Pagatan semakin berharap rencana relokasi segera terwujud, agar pedagang bisa beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.(Wartabanjar.com/Haidar)
editor: nur muhammad