WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Proyek strategis nasional National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) yang digadang-gadang jadi solusi permanen banjir di Kota Banjarmasin, kini berada di ujung tanduk. Jika pembebasan lahan tak segera rampung, program senilai triliunan rupiah ini terancam berhenti di tengah jalan.

Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Muhammad Ridho Akbar, menegaskan pihaknya tak akan tinggal diam. Menurutnya, proyek ini adalah momentum emas untuk menata wajah kota sekaligus memperbaiki sistem tata air agar Banjarmasin lepas dari jeratan banjir yang sudah jadi momok bertahun-tahun.

“Kalau hujan sebentar saja, jalan-jalan langsung tergenang. Lewat NUFReP, ini bisa diatasi. Makanya proyek ini harus jalan, jangan sampai terhenti,” tegas Ridho, Rabu (17/9/2025).

Suasana Pembangunan NUFReP di Sungai Veteran Kelenteng.(Wartabanjar.com/Ramadan)

Rp185 Miliar untuk Lahan, Target 2025-2026

Ridho mengungkapkan, hasil koordinasi dengan Dinas PUPR menunjukkan bahwa pembebasan lahan dilakukan bertahap. Administrasi ditargetkan selesai pada 2025, sementara pembayaran diproyeksikan tahun 2026.

“Estimasi anggaran yang harus disiapkan Pemko mencapai Rp185 miliar. Ini harus dipikirkan matang-matang,” jelasnya.

Adapun kawasan yang masuk dalam proyek NUFReP antara lain:

Sungai Veteran Kelenteng – Simpang Ulin (Tahap I)

Sungai Gardu – Simpang Gatot (Tahap II)

Jalur Gatot – Simpang Ulin dan Sungai Japri Zamzam – Muara Barito, termasuk area dekat SPBU (Tahap III).

Meski proyek sudah berjalan sekitar 50 persen, Ridho mengakui Komisi III DPRD belum menerima laporan detail mengenai progres pembebasan lahan.

Namun ia menegaskan, DPRD akan mengawal penuh agar proyek ini tak mangkrak.

“Kalau sampai gagal, rugi besar untuk masyarakat. Kami siap duduk bersama Pemko mencari solusi, bahkan membuka peluang dukungan APBN lewat komunikasi dengan DPR RI. Karena jelas, kemampuan APBD kita terbatas,” katanya.

Ridho memastikan, komitmen dewan sudah jelas: NUFReP harus tuntas!

“Intinya, kami support penuh. Manfaatnya sangat besar untuk masyarakat Banjarmasin,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/Ramadan)

editor: nur muhammad