Karena itu, ia meminta para aparatur desa, mulai dari pembakal, sekretaris desa, hingga kaur keuangan, mengikuti bimtek dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh bisa langsung diterapkan di desa masing-masing.
BACA JUGA: Waspada Banjir Rob Masih Melanda Banjarmasin, Batola, Tanah Laut
Bupati menekankan empat tujuan utama kegiatan ini: memberi pemahaman mekanisme transaksi non tunai, meningkatkan kapasitas aparatur desa, memperkuat sinergi dengan Bank Kalsel, serta mempercepat implementasi aplikasi Siskeudes-Link.
“Dana desa jumlahnya besar dan harus digunakan sebaik mungkin untuk kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus transparan dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti aparatur desa se-HST dengan harapan dapat mempercepat digitalisasi keuangan desa dan mewujudkan pemerintahan desa yang bersih dan berpihak pada masyarakat. (wartabanjar.com/Adew)
Editor: Yayu







