WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Panggung seni dan budaya Nusantara bergetar di Banjarmasin! Taman Budaya Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi menjadi tuan rumah Temu Karya Taman Budaya (TKTB) XXIV tahun 2025 yang berlangsung mulai Minggu (14/9/2025) hingga Rabu (17/9/2025).

Acara akbar ini dibuka secara meriah pada Minggu malam (14/9/2025) dengan kehadiran Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, yang menekan tombol sirine bersama Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman. Momen tersebut disaksikan jajaran Forkopimda, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda, serta tamu kehormatan lainnya.

Pembukaan TKTB dihiasi pertunjukan seni khas Banjar, mulai dari tarian tradisional hingga madihin yang membuat penonton terpukau. Bahkan, defile peserta dengan busana adat daerah masing-masing menambah semarak suasana malam itu.

Dengan mengusung tema “Suluh Budaya Gerbang Nusantara”, ajang ini diikuti 21 Taman Budaya dari total 28 yang ada di Indonesia. Para peserta menampilkan ciri khas kebudayaan masing-masing daerah, memperlihatkan betapa kayanya ragam seni Indonesia.

Perintah Konstitusi untuk Majukan Budaya

Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan pentingnya menjaga dan mengembangkan kebudayaan Nusantara sesuai amanat konstitusi.

“Ada perintah konstitusi dalam Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi: Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya,” ujar Fadli Zon.

Ia juga menegaskan dukungannya agar kegiatan semacam TKTB tidak hanya berlanjut, tetapi juga diperbesar di tahun mendatang.

Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, menyampaikan rasa bangga karena daerahnya dipercaya sebagai tuan rumah.
“Ini momentum besar bagi Kalsel untuk memperkenalkan seni dan budaya kita kepada Nusantara,” tegasnya.

Dimeriahkan Artis Nasional

Malam pembukaan semakin semarak dengan penampilan penyanyi legendaris Dian Piesesha yang membawakan lagu-lagu hitsnya.

Selama empat hari ke depan, TKTB XXIV akan diisi berbagai kegiatan menarik, mulai dari pawai budaya, pertunjukan seni daerah, hingga kolaborasi antar seniman yang diharapkan dapat memperkuat persatuan bangsa melalui jalur kebudayaan.(Wartabanjar.com/Frans)

editor: nur muhammad