WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Arab Saudi membuat langkah mengejutkan dengan mendatangkan pelatih bola mati Arsenal, Nicolas Jover, jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sorotan muncul karena strategi set piece Arsenal yang terbukti efektif kini bisa jadi senjata Saudi melawan Indonesia.
Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) mengalokasikan anggaran khusus untuk menambah staf kepelatihan menjelang laga penting. Namun, keputusan merekrut Jover melalui mekanisme kontrak jangka pendek menimbulkan tanda tanya soal efektivitas investasi tersebut.
Sejak 2021, Jover telah membantu Arsenal mencetak 70 gol dari situasi bola mati dalam empat musim. Keahliannya itu akan diproyeksikan menghadapi Indonesia pada 8 Oktober dan Irak pada 11 Oktober.
Pelatih asal Prancis tersebut dikenal sebagai spesialis bola mati. “Arab Saudi ingin tampil berbeda dengan memaksimalkan detail kecil yang bisa menentukan hasil,” ucap salah satu analis sepak bola Asia kepada Riyadiya TV, Senin (15/9).
Pihak SAFF menjelaskan bahwa perekrutan Jover bertujuan memperkuat skema teknis tim. “Kami percaya tambahan ini akan memberikan dampak positif bagi performa skuad di kualifikasi,” jelas perwakilan SAFF.
Kini, perhatian publik tertuju pada duel Indonesia vs Arab Saudi di Jeddah pada 8 Oktober, yang diprediksi berlangsung ketat. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar

