PSSI Apresiasi Kebaikan Relawan, Undang Nonton Timnas Indonesia vs Chinese Taipei dan Lebanon di Surabaya
WARTABANJAR.COM, JAKARTA- PSSI memberikan apresiasi kepada para relawan komunitas Berbuat Baik dengan mengundang mereka menonton langsung laga FIFA Match Day antara Timnas Indonesia melawan Chinese Taipei dan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Undangan ini ditujukan kepada tim Berbuat Baik serta para relawan dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) dan sejumlah pesantren.
Kehadiran mereka merupakan bentuk penghargaan PSSI untuk kepedulian, dedikasi, dan aksi nyata yang selama ini ditunjukkan dalam kegiatan sosial di berbagai daerah.
Sepak bola dinilai PSSI memiliki nilai kebersamaan, kerja sama, dan gotong royong yang sejalan dengan semangat para relawan.
Melalui momentum ini, PSSI berharap para relawan bisa merasakan atmosfer kebanggaan mendukung Timnas sekaligus semakin terinspirasi untuk terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.
Para relawan mengaku gembira dengan kesempatan tersebut karena menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.
Di antaranya adalah anggota relawan berbuatbaik.id, Andy Perdana, mengatakan senang bisa dapat kesempatan untuk nonton di sini.
"Selanjutnya kalau ada kesempatan positif dengan berbuat baik, insyaallah akan ikut lagi. Semoga PSSI selalu berkembang dan jaringan Berbuat Baik semakin luas dan berkah,” ungkapnya.
Widodo, relawan asal UNUSA, juga menyampaikan rasa bangganya sehingga mengucapkan terima kasih kepada PSSI dan Berbuat Baik.
“Senang sekali bisa ikutan nonton pertandingan ini karena kebetulan saya juga penggemar bola. Harapannya untuk Timnas, semoga semangat terus dan bisa bertanding dengan baik. Semoga masuk Piala Dunia!” ujarnya.
Hal senada disampaikan Vina, relawan dari UNUSA Surabaya.
Ia menekankan pentingnya kontribusi nyata komunitas.
“Kerja sama kita dengan Berbuat Baik alhamdulillah sangat bermanfaat untuk masyarakat. Senang banget bisa ikutan nonton timnas hari ini. Tetap semangat, terus berjuang, dan jangan pernah menyerah. Kita junjung tinggi Indonesia di mata dunia,” katanya, dikutip dari laman PSSI, Minggu (14/9/2025).
BACA JUGA: Korban Heli Jatuh di Mantewe Resmi teridentifikasi, Kondisi Jasad Rusak Parah Paling Ribet