WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Jalan Gerilya, Komplek Graha Mahatama (Taman Raya Mahatama) RT 25 RW 02, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, digemparkan oleh insiden robohnya sebuah rumah kontrakan pada Jumat (12/9/2025) malam.

Rumah yang dihuni oleh Safwani bersama keluarganya itu ambruk sekitar pukul 18.55 WITA, tepat ketika para penghuni masih berada di dalam rumah.

Akibat insiden ini, bagian tengah hingga dapur rumah roboh, membuat bangunan miring dan nyaris rata tanah. Beruntung, meski terdengar suara runtuhan yang keras, tak ada penghuni yang tertimpa material bangunan.

Diduga Akibat Pondasi Patah

Koordinator Lapangan BPBD Banjarmasin, Andy Putra, mengungkapkan bahwa patahnya tiang pondasi menjadi penyebab utama bangunan roboh.

“Bagian tiang pondasi patah karena tidak kuat menahan bobot bangunan, diduga menjadi pemicu utama keruntuhan,” jelas Andy, Sabtu (13/9/2025).

Menurut Andy, momen robohnya rumah itu benar-benar menegangkan. “Saat kejadian, penghuninya ada di dalam rumah. Untungnya mereka selamat, meski panik karena suara bangunan yang ambruk begitu keras,” ujarnya.

Kini, pihak BPBD bersama warga sekitar melakukan langkah penanganan sementara agar reruntuhan tidak membahayakan lingkungan sekitar.(Wartabanjar.com/Frans)

editor: nur muhammad