WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Sorotan tajam datang dari Direktur LSM Merah Putih, M. Hardiansyah, terkait maraknya proyek pembangunan di Kabupaten Tanah Laut yang tak dilengkapi papan nama.
Menurutnya, kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat soal asal-usul anggaran dan besaran dana yang digelontorkan pemerintah.
“Proyek di mana pun, baik di pelosok maupun di kota, wajib memasang papan nama. Karena masyarakat berhak tahu berapa dana yang dikeluarkan pemerintah daerah maupun pusat,” tegas Hardiansyah melalui sambungan telepon kepada WARTABANJAR.COM, Sabtu (13/9/2025).
Transparansi Harga Mati
Hardiansyah menekankan, papan nama proyek bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban yang menjamin transparansi dan akuntabilitas.
“Kalau tidak ada papan nama, masyarakat pasti bertanya-tanya, bahkan bisa timbul kecurigaan. Jangan sampai publik bertanya: berapa sih sebenarnya anggaran proyek ini?” ujarnya.







