Petenis kelahiran Jakarta itu bahkan sempat menundukkan unggulan ke-24 dunia Veronika Kudermetova, sebelum langkahnya dihentikan Emma Raducanu di babak kedua. Meski begitu, Janice tetap mencatat sejarah sebagai petenis tunggal putri Indonesia pertama dalam 21 tahun terakhir yang tampil di ajang Grand Slam, setelah terakhir kali Angelique Widjaja melakukannya di US Open 2004.
Karier Melesat
Janice yang kini berusia 23 tahun memulai musim 2025 dengan torehan luar biasa di sirkuit ITF. Ia menjadi runner-up di ITF W75 Lexington dan ITF W100 Landisville dalam dua pekan beruntun, sehingga naik ke Top 200 WTA dan berhak tampil di kualifikasi US Open.
Tak hanya itu, Janice juga dinobatkan sebagai ITF Player of the Month dua bulan berturut-turut pada Mei dan Juni 2025, berkat rekor fantastis 42 set tak terkalahkan.
Kini, sorotan tertuju pada kiprah Janice di Sao Paulo. Akankah ia melanjutkan keajaiban dan menembus semifinal pertamanya di level WTA Tour? (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







