Pengamen Berubah Jadi Bintang! Audisi Musisi Jalanan Guncang Balai Kota Banjarmasin
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Balai Kota Banjarmasin mendadak jadi panggung penuh haru sekaligus meriah. Sebanyak 50 pengamen dari berbagai sudut kota naik ke panggung, membuktikan bahwa suara emas tak selalu lahir di studio megah—tetapi juga dari perempatan jalan.
Dalam Audisi Menyanyi Musisi Jalanan yang digelar oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, para peserta tampil dengan gaya khas masing-masing. Ada yang menyanyikan lagu wajib bernuansa Banjar, ada pula yang memilih lagu bebas untuk memikat dewan juri.
Riuh tepuk tangan tak henti menggema, seolah menegaskan: “Bakat sejati bisa lahir dari jalanan.”
BACA JUGA:SKANDAL PAW DPRD TALA! Ketua Golkar Kalsel Terpilih Ngamuk, Tanda Tangannya Diduga Dipalsukan!
Dari Lampu Merah ke Panggung Terhormat
Kepala Disbudporapar Banjarmasin, Fitriah, menegaskan bahwa program ini merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR dan Wakil Wali Kota H. Ananda.
“Harapannya, para musisi jalanan ini tidak lagi mengamen di lampu merah. Yang juara nanti akan kami fasilitasi tampil di kafe, hotel, atau event resmi. Mereka bisa berkarya sekaligus mendapat penghasilan lebih terhormat,” jelasnya.
Tak hanya itu, dukungan juga datang dari pelaku usaha pariwisata. Sejumlah hotel dan kafe di Banjarmasin siap membuka pintu untuk musisi jalanan terbaik, bahkan memberikan insentif khusus per penampilan. Pemko Banjarmasin pun menyiapkan dukungan transportasi dan teknis untuk mendampingi mereka.
Dewan juri akan memilih enam terbaik: juara 1, 2, 3 serta juara harapan 1, 2, 3. Mereka inilah yang nantinya akan masuk program lanjutan Pemko.
Bagi para pengamen, ajang ini bukan sekadar lomba. Ini adalah pintu menuju perubahan hidup.
“Rasanya luar biasa, seperti dihargai dan diberi kesempatan yang belum pernah ada sebelumnya,” ujar salah satu peserta dengan mata berkaca-kaca.
Audisi ini bukan sekadar lomba menyanyi. Ini adalah simbol perubahan: dari jalanan menuju panggung terhormat. Sebuah langkah nyata Pemko Banjarmasin untuk merangkul musisi jalanan agar naik kelas dan menjadi bagian dari wajah pariwisata kota.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad