Gaya Balap Jorge Martin: Agresif di Ducati, Lebih Halus Bersama Aprilia

Adaptasi: Dari Insting ke Presisi
Jika di Ducati Martin bisa mengandalkan insting dan agresi, di Aprilia ia dituntut untuk membangun stabilitas, mengelola tenaga, dan menjaga kehalusan pergerakan motor. Ini menjadi tantangan mental sekaligus teknis, terutama bagi pembalap yang terbiasa memaksa motor ke batas maksimal.

Namun di sisi lain, potensi jangka panjang Aprilia bisa menguntungkan Martin jika ia berhasil beradaptasi sepenuhnya.

“Saya rasa ritme saya di balapan sudah cukup bagus, mungkin ritme keempat atau kelima terbaik. Masalahnya hanya di kualifikasi,” katanya menambahkan.

Dengan tes Misano di depan mata, Martin berharap menemukan titik keseimbangan antara karakter motor Aprilia dan gaya balap pribadinya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar