WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Petenis Amerika Serikat Amanda Anisimova sukses mencetak sejarah pribadi dengan lolos ke semifinal US Open 2025, usai mengalahkan unggulan kedua dunia sekaligus juara Grand Slam enam kali, Iga Swiatek, dalam dua set langsung, 6-4, 6-3, pada laga perempat final yang berlangsung di Stadion Arthur Ashe, Kamis (WIB).
Kemenangan ini terasa manis bagi Anisimova yang membalas kekalahannya di final Wimbledon 2025 dari Swiatek, di mana ia saat itu takluk telak 0-6, 0-6. Kali ini, dukungan penonton tuan rumah menjadi energi tambahan bagi petenis asal New Jersey tersebut.
“Dia benar-benar berbeda hari ini. Gerakannya lebih cepat, pukulannya lebih bersih. Saya tahu dia punya potensi ini,” ujar Swiatek usai pertandingan, seperti dilansir dari laman resmi WTA.
Balas Dendam di Rumah Sendiri
Dalam laga berdurasi lebih dari satu jam itu, Anisimova tampil agresif dengan 23 winner, jauh lebih unggul dari Swiatek yang hanya mencatatkan 13 winner. Ia juga mematahkan servis Swiatek sebanyak empat kali dari sembilan peluang, memanfaatkan kesalahan-kesalahan lawannya, termasuk double fault di momen-momen penting.
Swiatek sebenarnya sempat unggul 2-0 di set kedua, namun Anisimova merespons dengan tiga gim beruntun, dan akhirnya mengunci kemenangan usai unggul 5-3 dan memenangi servis penentu.
Catat Sejarah Baru untuk Petenis Amerika
Dengan kemenangan ini, Anisimova menjadi petenis putri AS pertama sejak era Serena dan Venus Williams (French Open 2022) yang mencapai semifinal di tiga jenis lapangan Grand Slam: tanah liat (Roland Garros 2019), rumput (Wimbledon 2025), dan kini lapangan keras (US Open 2025).

