WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Forum Koordinasi (Forkord) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tabalong menuding anggaran pokok pikiran (pokir) DPRD dipermainkan oleh oknum dewan yang memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi.
Hal itu diungkapkan Erwansyah juru bicara Forkord LSM Tabalong saat Rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak Legislatif di Gedung Graha Sakata jl A Yani, Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong, Kamis (4/09).
“Saya tahu siapa oknum anggota dewan yang memainkan anggaran pokok pikiran (pokir) , kami ada data oknum tersebut,” tegas Erwan.
Baca Juga
Laka Maut di Depan Citraland, 3 Perempuan Dewasa Luka Parah, 1 Bocah Meninggal Dunia
Ia menambahkan maksud kedatangannya untuk mengingatkan agar Badan Kehormatan (BK) Dewan segera bertindak.
“Jangan sampai jadi bom waktu, atau kami dari forkord LSM Tabalong di forum terhormat ini meminta ijin untuk mengadukan persoalan ini ke ranah hukum,”tandanya.
Pertanyakan masalah Kunjungan Kerja
Forum Koordinasi (Forkod) LSM Tabalong juga mempertanyakan kunjungan kerja DPRD keluar daerah yang hasilnya tidak terlihat secara signifikan dan terkesan melakukan pemborosan anggaran.
“Sebentar – sebentar kunjungan keluar daerah, tapi hasilnya untuk pembangunan di Tabalong nyaris tak nampak,” ucap pria gondrong yang akrab di sapa Iwan Wong ini.
Diharapkannya kunjungan kerja mestinya sesuai kebutuhan dan hasilnya harus nyata untuk kepentingan pembangunan di Kabupaten Tabalong.
Terpisah, Ketua DPRD Tabalong Riza Fahlipi, S.M.,M.M, menanggapi penyampaian Forkord LSM Tabalong mengatakan pihaknya merespon positif demi kepentingan masyarakat Tabalong secara umum juga demi kemajuan lembaga legislatif itu sendiri.

