“Astaghfirullah, ulun maka am memilih sidin, sampai manyuruh bini ulun jua pilih, soalnya pina barasih… sakalinya kada manjamin jua,” tulis seorang netizen.
“Wkwkw zaman waktu se kampus lawan beliau nih sudah rasa lain jua malihat,” timpal akun lainnya.
“Kaka angkatnya yang mengancam aku pas aku speak up dulu mana yaa?”
“Mulai bahari lanji… sudah lama terdengar.”
Selain itu, tak sedikit netizen yang mention akun resmi lembaga negara seperti @mprgoid dan @dpdri, mendesak adanya sikap tegas.
Menunggu Langkah Resmi
Meski suara publik semakin keras, kasus ini masih berada di ranah dugaan. Pihak berwenang maupun lembaga terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi agar isu tidak semakin liar dan merugikan banyak pihak.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







