“Pake duit kita lagi ini deh benerinnya.” 😩
“Cepet amat perbaikannya, kaya nantangin enggak sih?”
“Giliran gitu aja gercep, UU perampasan aset lama amat disahkan oleh DPR.”
Bahkan ada pula yang menyindir:
“Mau masuk Gedung DPR = Rumah Rakyat, kenapa malah dihalangin?” 🔥🔥🔥
Kritik Mengalir Deras
Fenomena ini mempertegas sentimen publik terhadap wakil rakyat. Cepatnya perbaikan pagar DPR dipandang kontras dengan berbagai fasilitas umum lain yang dibiarkan rusak hingga menunggu viral lebih dulu.
Pesan Redaksi
Demonstrasi adalah hak demokrasi, tetapi tetap harus damai. Di sisi lain, kritik publik soal kecepatan penanganan masalah juga harus jadi refleksi agar pemerintah lebih merata dalam memberi perhatian terhadap kebutuhan rakyat.(Wartabanjar.com/IDNTimes/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







