VIRAL! Pengantin di Kalteng Kecewa Tanpa Riasan karena MUA Kabur, Netizen Murka: “Jahat Banget!”
WARTABANJAR.COM, MUARA TEWEH – Momen sakral pernikahan berubah menjadi kekecewaan mendalam bagi pasangan pengantin di Desa Liang, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Mereka harus menjalani prosesi tanpa riasan dari Makeup Artist (MUA) yang justru menghilang di hari penting tersebut.
Dikutip dari akun IG @rumpi_gosip, MUA yang sebelumnya menginap di lokasi acara diketahui meninggalkan tempat secara tiba-tiba pada dini hari, sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WIB, tanpa sepengetahuan pihak keluarga.
Padahal, sesuai tradisi setempat, pengantin seharusnya sudah tampil dengan riasan dan busana lengkap sebelum acara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, hingga prosesi pembacaan doa berlangsung sampai pukul 08.30 WIB, pengantin belum juga dirias maupun mengenakan gaun pernikahan.
Pihak keluarga berupaya menghubungi MUA melalui telepon dan pesan, tetapi tidak mendapatkan respons. Situasi tersebut membuat keluarga merasa panik, malu, sekaligus kecewa di hadapan para tamu undangan.
MUA baru datang sekitar pukul 09.30 WIB. Namun, kedatangannya dinilai sudah terlambat. Keluarga yang terlanjur merasa dirugikan akhirnya meminta MUA tersebut untuk pulang.
Meski tanpa riasan dan busana pengantin, acara pernikahan tetap dilanjutkan secara sederhana.
Peristiwa ini pun viral di media sosial dan memicu kemarahan warganet. Banyak yang menyayangkan sikap tidak profesional MUA tersebut, mengingat momen pernikahan merupakan peristiwa sekali seumur hidup.
Beragam komentar bernada kesal hingga simpati membanjiri unggahan terkait kejadian ini.
“SUMPAH, jahat banget MUA-nya. Ini momen sekali seumur hidup,” tulis salah satu netizen.
“MUA-nya ngapain, woi?” komentar lainnya.
“Kasihan banget, ya Allah. Spill MUA-nya,” timpal netizen lain.
Meski demikian, tidak sedikit pula yang memberikan dukungan kepada pengantin.
“Tanpa riasan pun tetap cantik, semoga pernikahannya langgeng,” tulis warganet.
Hingga kini, kejadian tersebut masih menjadi perbincangan hangat dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad