WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Iga Swiatek kembali menunjukkan mengapa ia pantas disebut sebagai salah satu ratu tenis modern. Petenis asal Polandia itu mencetak sejarah di US Open 2025 dengan membukukan 65 kemenangan beruntun di babak pembuka, sebuah rekor baru di era tenis terbuka (Open Era).
Swiatek memastikan catatan emas tersebut setelah mengalahkan Emiliana Arango 6-1, 6-2 hanya dalam waktu satu jam di Flushing Meadows, Selasa (26/8) waktu setempat atau Rabu WIB.
Bagi Swiatek, 2025 menjadi tahun kebangkitan setelah sempat mengalami penurunan performa. Ia mengakhiri paceklik gelar selama 13 bulan dengan memenangi Wimbledon pertamanya pada Juli lalu, yang sekaligus menjadi Grand Slam keenam dalam kariernya. Dua minggu sebelum US Open, ia juga sukses meraih trofi di Cincinnati.
Setelah sempat merosot ke peringkat 8 dunia pada Juni, Swiatek kini kembali ke posisi nomor 2. Jika berhasil menjuarai US Open tahun ini, Swiatek berpeluang merebut lagi peringkat 1 dunia dari Aryna Sabalenka.
Menariknya, jika Swiatek mengawinkan gelar Wimbledon dan US Open 2025, ia akan menjadi petenis pertama yang melakukan hal itu sejak Serena Williams pada 2012.
“Rekor ini bukan hanya tentang angka, tapi soal konsistensi saya di level tertinggi,” kata Swiatek usai laga, seperti dikutip dari WTA.
Di babak kedua, Swiatek akan berhadapan dengan petenis Belanda peringkat 66 dunia, Suzan Lamens, yang sebelumnya menyingkirkan Valerie Glozman.
Rekor Swiatek semakin gemilang dengan catatan 26-1 di babak pertama Grand Slam. Satu-satunya kekalahan pembuka yang pernah ia alami terjadi di Wimbledon 2019 melawan Viktorija Golubic.

