Inovasi Buku Saku dan Tanaman Liar Jadi Nilai Plus Desa Muara Jaya

WARTABANJAR.COM, PARINGIN  – Desa Muara Jaya, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, meraih perhatian khusus dari Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan berkat inovasi mereka dalam program Asman Toga.

Salah satu nilai plus yang diapresiasi adalah pembuatan buku saku panduan tanaman obat keluarga dan pemanfaatan tanaman liar di sekitar pekarangan.

Ketua Bidang IV TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Siti Wasilah, mengatakan inovasi tersebut menjadi langkah kreatif yang memudahkan masyarakat mengenal dan memanfaatkan toga dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga

VIDEO – Mortir Ditemukan di Sungai Kuin Banjarmasin, Tim Penjinak Bahan Peledak TNI Turun Tangan

Buku saku ini sangat praktis. Bisa dibawa ke mana saja, dan dilengkapi testimoni warga yang sudah merasakan manfaat toga,” ujarnya.

Selain buku saku, desa ini juga berhasil mengajak keluarga-keluarga untuk memanfaatkan tanaman liar yang sebelumnya dianggap tidak berguna menjadi bagian dari toga.

Hal ini dinilai sebagai terobosan yang dapat meningkatkan keanekaragaman tanaman obat di lingkungan sekitar.

“Bukan hanya tanaman yang dibudidayakan, tetapi juga tanaman liar yang punya khasiat dimanfaatkan dengan baik. Ini salah satu poin yang membuat Desa Muara Jaya istimewa,” tambah Siti Wasilah.

Tim verifikasi juga menemukan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam mengikuti pembinaan.

Mereka mempraktikkan cara mengolah tanaman menjadi obat keluarga yang sederhana, hingga cara memasak yang benar agar khasiatnya tetap terjaga.

Dengan inovasi tersebut, Desa Muara Jaya diharapkan mampu menjadi role model bagi desa-desa lain dalam mengembangkan Asman Toga yang kreatif dan tepat guna.

Baca Juga :   Ribuan Bangunan dan Warga 3 Kecamatan di HST Masih Terdampak Banjir

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca