WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto semakin nyata. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bahkan melangkah lebih jauh dari permintaan pusat.
Jika pemerintah pusat hanya meminta 3 titik lokasi, Pemko justru mengajukan 5 titik dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mempercepat pelayanan gizi masyarakat.
“Biar lebih maksimal, kita usulkan lima lokasi. Nanti Kemendagri dan BGN yang menilai kelayakannya,” ujar Kepala BPKPAD Banjarmasin, Edy Wibowo, Sabtu (23/8/2025).
BACA JUGA:MENGERIKAN! Rekaman CCTV Detik-Detik Perampokan Brutal di Brilink Tebo, Wanita Penjaga Jadi Korban!
Syarat Ketat Lokasi Dapur MBG
Edy menjelaskan, ada beberapa kriteria agar lahan bisa ditetapkan sebagai dapur MBG:
Akses jalan mudah
Dekat lingkungan sekolah
Bukan kawasan hijau atau rawan bencana
Luas minimal 20×20 meter
Berstatus aset daerah
Saat ini tim Kemendagri dan Badan Gizi Nasional (BGN) sudah turun langsung melakukan verifikasi.
“Survei sudah berjalan, bahkan semua titik sudah dicek lapangan,” tambah Edy.
Kolaborasi Lintas Sektor
Program MBG tak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, menyusui, dan balita stunting. Karena itu, banyak instansi terlibat:







