Sejumlah komentar warganet yang geram ikut membanjiri unggahan video tersebut:
“Waduh harus tes kejiwaan nyo ni 😮”
“Kalo mau ningkatin kualitas pendidikan ya dari SDM-nya dulu.”
“Syok liatnya, aura guru bikin trauma anak-anak 😭”
“Bawa ke RSJ aja 😂”
“Lampung lagi, Lampung lagi 😢”
Bahkan, ada pula yang skeptis dengan kemungkinan penyelesaian kasus: “Dah ketebak, palingan minta maaf doang.”
Pendidikan Butuh SDM Sehat
Kasus ini kembali membuka mata publik bahwa kualitas tenaga pendidik sangat menentukan masa depan anak-anak bangsa. Banyak netizen mengingatkan agar guru yang tengah memiliki masalah pribadi atau kesehatan mental sebaiknya mengambil cuti, bukan malah melampiaskan emosi kepada murid.(Wartabanjar.com/mood.jakarta)
editor: nur muhammad







