“Selama ini, untuk QC dan tracking keaslian oli Motul sangat terjamin. Sampai sekarang, saya sendiri belum pernah menemukan oli Motul yang dipalsukan,” tegasnya di acara Motul Ride on Banjarmasin di Warung Wakaka, Banjarmasin, Sabtu (23/8/2025).
BACA JUGA: 4 Amalan Bulan Rabiul Awal, Termasuk Peringati Maulid Nabi
Sementara itu, Owner Distributor PT Harapan Jaya Sentosa Abadi Kalsel-Teng, David Jauwhan, menjelaskan alasan adanya batas maksimal tujuh kali scan pada barcode.
“Biasanya barang duplikat bisa saja memakai QR Code asli, lalu digandakan berkali-kali. Kalau barcode Motul tidak dibatasi, tentu rawan disalahgunakan. Dengan sistem limit ini, lebih aman. Bengkel dan mekanik biasanya pakai 2 kali scan, jadi konsumen masih punya sisa 5 kali untuk validasi,” sambung David.
Dengan sistem keamanan berlapis ini, Motul memastikan konsumen di Kalimantan Selatan dan Tengah hanya mendapatkan oli yang asli melalui jaringan distributor resmi. (Wartabanjar.com/Ramadan)
Editor: Yayu







