WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Bicara produk pelumas motor, nama Motul dan Ipone kerap muncul sebagai pilihan utama para pecinta otomotif, namun keduanya ternyata memiliki positioning berbeda di mata konsumen.
Regional Sales Manager, Getra Kristian, menjelaskan bahwa Motul identik dengan performa dan kualitas, sementara Ipone lebih mengarah pada gaya hidup (lifestyle).
“Misalnya, orang yang hobi modifikasi atau seorang petrolhead, mereka tidak lagi bicara soal harga oli, tapi sudah melihatnya sebagai bagian dari lifestyle,” katanya.
Ia mencontohkan, fenomena penggunaan produk fashion seperti topi atau baju Deus.
“Kenapa orang mau beli produk yang harganya mahal? Karena ada nilai lifestyle di dalamnya. Sama halnya dengan Ipone, yang menawarkan identitas gaya bagi penggunanya,” jelasnya.
Sementara itu, Motul tetap konsisten dengan positioning di sisi performa.
Produk Motul hadir dalam tiga tingkatan kualitas, baik, lebih baik, dan sangat baik.
“Motul tidak pernah bicara murah, tapi affordable. Artinya, harga yang dibayar sebanding dengan performa yang didapat,” ungkap Getra.






