Jadi, meski disebut black moon, bukan berarti bulan terlihat hitam. Faktanya, yang tampak hanyalah langit malam pekat tanpa sinar bulan.
Waktu Emas untuk Menatap Bimasakti
Ketiadaan cahaya bulan membuat kondisi langit sangat ideal untuk stargazing. Bintang-bintang, planet, hingga galaksi akan tampak jauh lebih jelas.
Khusus bagi pengamat di Belahan Bumi Utara, ini adalah saat paling sempurna untuk melihat Bimasakti (Milky Way). Carilah lokasi yang jauh dari polusi cahaya, arahkan pandangan ke selatan, lalu temukan Segitiga Musim Panas (Summer Triangle) yang dibentuk oleh bintang Vega, Deneb, dan Altair. Dari situlah, Bimasakti akan tampak membentang megah di langit malam.
Indonesia termasuk salah satu negara yang beruntung, karena banyak wilayahnya masih memiliki langit minim polusi cahaya. Malam black moon akan memperlihatkan detail galaksi lebih nyata, bahkan bisa dinikmati hanya dengan mata telanjang.
Bagi kamu yang ingin pengalaman berbeda, jangan lewatkan fenomena langka ini. Siapkan teleskop, kamera astrofotografi, atau cukup berbaring di bawah langit gelap tanpa cahaya kota.
Siapa tahu, malam black moon 2025 akan menjadi momen astronomi paling berkesan dalam hidupmu.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






