Sedangkan petugas penurunan bendera ialah Mahesa Yudistira Tanjung (MAN 1 HST), Muhammad Aldiansyah (MAN 1 HST), dan Muhammad Hannif Ramadhan (MAN 1 HST).
Dandim 1002/HST, Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar, dalam amanatnya menyebut pahlawan adalah sosok penting di balik kemerdekaan, karena telah mengorbankan jiwa, raga, dan segalanya demi kebebasan yang kini dirasakan generasi penerus.
“Sebagai generasi penerus roda estafet pembangunan, pemuda harus mampu menjaga diri dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif, baik narkoba, pergaulan bebas maupun lainnya yang dapat merusak masa depan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati HST, Samsul Rizal, menilai usia 80 tahun kemerdekaan Indonesia adalah momentum kedewasaan bagi bangsa. Menurutnya, peringatan HUT RI harus dimaknai dengan mengenang jasa para pahlawan sekaligus mengisinya sesuai peran masing-masing.
“Saat ini kita harus semakin matang, dewasa, dan cerdas dalam menyikapi tantangan. Dengan semangat persatuan, kesatuan, dan gotong royong, apapun masalah yang dihadapi bisa diatasi bersama,” ungkapnya. (Wartabanjar.com/Adew)
Editor Restu







