“Allhamdulilah upacara berjalan lancar sesuai yang direncanakan,” ucap Agustian.
Dalam kesempatan tersebut, Ia mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia juga para Kepala Desa se Kecamatan, Kapolsek, Danramil, para Ketua dan anggota BPD se Kecamatan Upau, PGRI, Puskesmas, anak-anak sekolah dan seluruh warga masyarakat kecamatan Upau yang membantu dan mendukung hingga terlaksananya kegiatan ini.
“Jujur saya terharu melihat kekompakan masyarakat Upau yang terdiri dari berbagai suku bangsa seperti Suku Dayak, Jawa, Banjar dan suku lainnya bersatu padu dalam kebhinekaan,” tutur Agustian yang tampak berlinang airmata usai turun dari podium upacara.
Upacara detik-detik Proklamasi RI ke-80 di lapangan Kecamatan Upau kali ini dimeriahkan oleh Tari Gintur dan budaya tradisi “Naik Manau” (panjat pohon Enau berduri) yang merupakan seni tradisional Dayak Deah Tabalong. (wartabanjar/hrd)
Editor Restu







