Inspektur Upacara HUT RI ke-80 di Kecamatan Upau Dikawal 2 Prajurit Dayak
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM,TANJUNG - Pelaksanaan upacara HUT RI ke-80 di Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong, Minggu (17/08) terasa berbeda.
Pasalnya Camat Upau, Agustian ketika bertindak sebagai inspektur upacara dikawal oleh dua prajurit Dayak berbusana lengkap.
"Serasa kembali ke masa silam dimana dalam sejarah Kecamatan Upau masuk di wilayah Pulau Hujung Tanah," ujar Yatius (52) salah seorang warga Desa Pangelak Kecamatan Upau.
Kegiatan upacara dengan pemandangan pegunungan Meratus itu berlangsung dengan penuh khidmat.
Bertindak sebagai Komandan Upacara Serda Ade Ernanto dari Koramil 1008 Haruai - Upau - Bintang Ara, Pembacaan Teks Proklamasi Suparno SE Sekretaris Camat Upau, dan pembaca doa Kepala KUA Upau Drs H Ahmad Husain, sementara untuk pasukan pengibar bendera berasal dari siswa siswi SMAN 1 Upau dan Madrasah Aliyah Bilas.
Camat Upau mengucap syukur karena upacara berjalan sukses dan nyaris tak ada kejadian atau kesalahan yang berarti.
"Allhamdulilah upacara berjalan lancar sesuai yang direncanakan," ucap Agustian.
Dalam kesempatan tersebut, Ia mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia juga para Kepala Desa se Kecamatan, Kapolsek, Danramil, para Ketua dan anggota BPD se Kecamatan Upau, PGRI, Puskesmas, anak-anak sekolah dan seluruh warga masyarakat kecamatan Upau yang membantu dan mendukung hingga terlaksananya kegiatan ini.
"Jujur saya terharu melihat kekompakan masyarakat Upau yang terdiri dari berbagai suku bangsa seperti Suku Dayak, Jawa, Banjar dan suku lainnya bersatu padu dalam kebhinekaan," tutur Agustian yang tampak berlinang airmata usai turun dari podium upacara.
Upacara detik-detik Proklamasi RI ke-80 di lapangan Kecamatan Upau kali ini dimeriahkan oleh Tari Gintur dan budaya tradisi "Naik Manau" (panjat pohon Enau berduri) yang merupakan seni tradisional Dayak Deah Tabalong. (wartabanjar/hrd)
Editor Restu