WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Turnamen Championship yang berlangsung di Yogyakarta musim ini menarik perhatian pecinta sepak bola nasional. Bukan hanya karena persaingan ketat antar-klub, tetapi sebab Persipura Jayapura bertekad kembali ke kasta teratas sepak bola Indonesia.
Persipura, tim berjuluk Mutiara Hitam, telah bertahan di Liga 2 sejak terdegradasi pada musim 2021/2022 usai finis di posisi ke-16. Pada musim lalu, klub peraih empat gelar Liga Indonesia ini hanya menempati peringkat ketiga Grup D babak play-off degradasi dengan koleksi 14 poin.
Manajemen Persipura menegaskan ambisi besar untuk kembali ke Liga 1. Owen Rahadiyan, manajer tim, menuturkan bahwa target utama musim ini tidak lain adalah promosi. “Dari awal, fokus kami jelas, yaitu kembali ke Liga 1. Tapi lebih dari itu, saya ingin membangun fondasi kuat agar tim ini stabil untuk jangka panjang,” ujar Owen dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (16/8/2025).
Sementara itu, Owen menjelaskan kondisi internal tim menjelang musim baru sudah solid. Menurutnya, chemistry para pemain yang diasuh Ricardo Salampessy semakin matang. “Kekompakan terus terjaga, baik di lapangan maupun saat kegiatan non-teknis seperti outbound. Semua ini bagian dari persiapan menyongsong musim yang menantang,” imbuhnya.
Untuk venue kandang, Persipura menyiapkan Stadion Lukas Enembe sebagai pilihan utama, sementara Stadion Mandala tetap menjadi opsi kedua meski masih membutuhkan renovasi. Antusiasme suporter juga tinggi, terbukti dari 100 jersi edisi khusus yang ludes terjual secara daring hanya dalam waktu sepuluh menit. Langkah ini dianggap sebagai bukti dukungan nyata dari masyarakat Papua.
