WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Lompatan bersejarah terjadi di Istvan Gyulai Memorial, Budapest, Selasa (12/8/2025), ketika atlet lompat galah Swedia Mondo Duplantis kembali menembus batas tertinggi. Kali ini ia mencatatkan rekor dunia ke-13 dengan ketinggian 6,29 meter.
Prestasi tersebut menjadi sorotan global bukan hanya karena raihan angka, tetapi lantaran konsistensinya yang membuat lawan sulit menandingi.
Federasi Atletik Swedia mencatat, Duplantis sudah memecahkan rekor dunia sejak 2020 dan terus melakukannya hampir setiap musim. Dalam ajang ini, ia sempat gagal pada percobaan awal di 5,62 meter, namun berhasil memperbaiki pada kesempatan kedua.
Persaingan memuncak saat Duplantis dan peraih perunggu Olimpiade, Emmanouil Karalis (Yunani), sama-sama melampaui 6,02 meter. Namun, Karalis terhenti di 6,11 meter, sementara Duplantis sukses menaklukkan ketinggian tersebut sebelum akhirnya menembus 6,29 meter.
Catatan tersebut melengkapi podium yang diisi Kurtis Marschall (Australia) di posisi ketiga dengan 5,82 meter. Selain itu, nomor 400 meter lari gawang putri dimenangkan Femke Bol (Belanda) dengan waktu 52,24 detik, mengungguli Naomi Van Den Broeck (Belgia) 54,50 detik dan Jasmine Jones (AS) 54,61 detik. Di nomor 100 meter putri, sprinter Pantai Gading Marie-Josee Ta Lou-Smith menjadi juara dengan 10,97 detik, diikuti Tina Clayton (10,99 detik) dan Shericka Jackson (11,00 detik), sedangkan legenda Jamaika Shelly-Ann Fraser-Pryce berada di urutan keempat dengan 11,07 detik.







