”Sebanyak 150 sak beras disiapkan untuk dijual ke warga dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga pasar,” ucap Wakapolres, saat ditemui awak media.
Ia juga menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan Perum Bulog untuk membantu masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok.
”Ini adalah bentuk nyata kolaborasi Polri dan Bulog dalam meringankan beban masyarakat, terutama terkait ketersediaan dan keterjangkauan harga beras,” lanjut Wakapolres.
Selain itu, beras yang disalurkan berasal langsung dari Bulog, dan dijual dengan harga Rp55 ribu per 5 Kilogram.
“Lebih murah dibanding harga eceran tertinggi (HET) yang mencapai Rp65,5 ribu,” imbuh Kompol Letjon Simanjorang.
Sebagai informasi, Gerakan Pangan Murah ini akan resmi diluncurkan secara nasional pada Kamis (14/8/2025) oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Program ini direncanakan akan berlangsung hingga Desember 2025, dan diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam menjaga stabilitas harga pangan. (wartabanjar.com/IKhsan)
Editor Restu







