Alcaraz Lolos Dramatis di Cincinnati: “Pertandingan Seperti Rollercoaster”

“Di sini (Cincinnati) kondisi lapangannya sulit,” jelas Alcaraz.
“Bolanya sering memantul tinggi dan melaju cepat. Anda harus siap untuk setiap pukulan, dan itu tidak mudah. Tapi saya lega bisa menang.”

Alcaraz kini mengincar penampilan lebih stabil di babak selanjutnya saat menghadapi petenis Serbia Hamad Medjedovic, yang sebelumnya menyingkirkan Tallon Griekspoor.

Turnamen ini juga menjadi penampilan perdana Alcaraz sejak kalah dari Jannik Sinner di final Wimbledon rivalitas yang kini semakin panas menjelang ATP Finals di Turin. Keduanya diprediksi bersaing ketat memperebutkan gelar No.1 akhir tahun, dengan Alcaraz saat ini unggul 1.500 poin dalam peringkat ATP Live Race To Turin.

Selama musim 2025, petenis berusia 22 tahun itu sudah meraih lima gelar, termasuk dua gelar ATP Masters 1000 di Monte Carlo dan Roma. Namun, ia tentu berharap bisa menebus kekalahan dramatis di final Cincinnati 2023 dari Novak Djokovic, dengan mengangkat trofi di edisi tahun ini. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar