758 Ribu Pekerja di Kalsel Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan Angka Terus Naik

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian serius DPR RI dalam memperjuangkan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja di seluruh Indonesia.

‎Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di Le Olang Aula Banyak Guna, Banjarbaru Selatan, Senin (11/8/2025) siang.

‎”Terimakasih kepada Komisi IX DPR RI atas komitmennya terhadap perlindungan pekerja. Dukungan seperti ini sangat berarti untuk mendorong tercapainya cakupan perlindungan yang menyeluruh di seluruh lapisan masyarakat,” ujar Pramudya.

‎Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan DPR RI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat, untuk mewujudkan universal coverage dalam jaminan sosial ketenagakerjaan.

‎Ia menambahkan, dengan kerja sama yang kuat, program perlindungan sosial dapat menjangkau seluruh pekerja, baik formal maupun informal.

‎Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2025, tercatat sebanyak 39,5 juta pekerja di Indonesia telah terlindungi.

Sementara itu, di Kalimantan Selatan, jumlah pekerja yang sudah menjadi peserta mencapai 758 ribu orang, atau sekitar 47,89 persen dari total penduduk bekerja di provinsi tersebut.

‎”Capaian ini cukup baik, namun tentu masih ada ruang untuk terus ditingkatkan. Karena itu, kami mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk bersama-sama memperluas kepesertaan, demi menjamin keselamatan dan kesejahteraan pekerja dan keluarganya,” tambah Pramudya.

‎Ia juga menyoroti pentingnya edukasi yang terus-menerus kepada masyarakat mengenai manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam hal ini, keterlibatan tokoh masyarakat dinilai sangat efektif untuk meningkatkan literasi dan kesadaran publik.

BACA JUGA: 9 Rumah Hangus Terbakar di Desa Cukan Lipai HST