Statistik dan legacy di Spurs:
Selama sepuluh musim membela Spurs sejak 2015, Son telah mencetak 173 gol dari 454 penampilan, menjadikannya pencetak gol terbanyak kelima sepanjang sejarah klub dan pencetak gol asing terbanyak. Ia juga membantu Tottenham mengakhiri puasa gelar 17 tahun dengan meraih UEFA Europa League pada Mei 2025. Keputusannya hengkang disebut-sebut karena ia membutuhkan tantangan baru setelah meraih semua prestasi penting di klub tersebut.
Masa depan dan reaksi masyarakat:
Son diperkirakan akan melanjutkan karier ke Los Angeles FC (MLS) dengan nilai transfer sekitar £15–17 juta (kurang lebih USD 20 juta), sesuai kesepakatan resmi dengan klub MLS tersebut. Penggantinya mungkin adalah Mohammed Kudus yang masuk sebagai pengganti saat ia ditarik. Kini, era Son di Spurs resmi berakhir tapi warisan loyalitas, profesionalisme, dan prestasi nan gemilang ibarat simbol inspirasi bagi generasi muda fans Tottenham dan sepak bola Asia. (Berbagai sumber/aar)
Editor: Andi Akbar







