WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Seorang oknum tidak bertanggung jawab diduga menyalahgunakan nama Komandan Distrik Militer (Dandim) 1009/Tanah Laut, Letkol Inf Adhy Irawan, untuk melakukan penipuan.
Pelaku menyasar para pejabat dan pengusaha dengan modus meminta uang melalui pesan WhatsApp.
Aksi ini terungkap setelah pelaku mencoba menghubungi Ketua DPRD Tanah Laut pada Senin (4/8/2025).
Modus penipuan ini diawali dengan pengiriman pesan WhatsApp yang mengaku sebagai Dandim.
Pesan tersebut berisi perkenalan diri dan permintaan izin untuk menelepon, seperti yang dialami oleh Ketua DPRD.
Nomor yang digunakan oleh oknum tersebut adalah 0821-2111-1254.
Saat dikonfirmasi, pihak Kodim 1009/Tanah Laut membenarkan adanya penyalahgunaan nama komandan mereka.
Melalui Perwira Seksi Intelijen (Pasi Intel), Kapten Inf. Jimmy Arvith, pihak Kodim memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati.
“Assalamualaikum wr wb. Selamat pagi, mohon ijin agar hati-hati apabila ada yg mengatasnamakan Dandim Talah Laut dengan modus apapun, mohon jangan langsung ditanggapi. Salah satu nomor yg di gunakan oleh oknum 082121111254,” demikian isi pesan imbauan resmi dari Kodim.
Kapten Jimmy Arvith menjelaskan bahwa kasus penipuan semacam ini sering terjadi, terutama setiap kali ada pergantian komandan.
“Jadi setiap pergantian komandan selalu ada berita berita hoaks untuk menipu orang-orang, salah satunya yaitu para pejabat yang membidangi keuangan, kemudian pengusaha. Jadi, intinya itu ingin minta uang biasanya seperti itu mengatasnamakan Dandim,” ungkapnya.







