WARTABANJAR.COM, SAMPIT- Raffi Ahmad terekam kamera warga sedang makan di warung tepi jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Videonya ramai beredar hari ini, Minggu (3/8/2025) di media sosial, di antaranya diunggah oleh akun @beritainformasikal. Tampak di video itu, Raffi Ahma duduk bersama beberapa orang lainnya, dengan keterangan "Ada Raffi Ahmad nah mawarung di Sampit." Tak hanya itu, mengutip Instagram resmi Raffi Ahmad, ia juga kulineran di tempat lain, yaitu di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng. Ia bersama rombongan dan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, duduk bersama menyantap banyak makanan di sebuah rumah makan. Makanannya berupa ikan dan aneka masakan khas Kalimantan Tengah. Di keterangan tersebut, disebutkan bahwa ini kali pertamanya menyantap ikan lais dan tilawak. Rupanya, kehadiran suami aktris Nagita Slavina ini berada di Kalimantan Tengah dalam rangka memeriahkan acara HUT ke 80 RI, Hari Jadi ke 68 Provinsi Kalimantan Tengah dan Pekan Daerah Petani Nelayan XIV Kalteng tahun 2025 di Pangkalan Bun Park. Acara tersebut digelar hari ini, Minggu, 3 Agustus 2025 pukul 06.00 WIB. BACA JUGA: KABAR GEMBIRA! Damri Beroperasi Lagi di Bandara Syamsudin Noor, Tarif Mulai Rp75 Ribu Langsung ke Banjarmasin Tampa Raffi Ahmad di acara itu turut membaur dengan warga, mengikuti jalan sehat, dan sebagainya. "Pagi ini saya mengikuti acara Jalan Sehat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dan HUT ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah," katanya. "Saya menyaksikan langsung semangat dan antusiasme luar biasa dari masyarakat yang hadir. Anak-anak, pemuda, dan orang tua, turut serta dengan penuh kegembiraan. Acara ini menjadi simbol kuat kebersamaan dan semangat persatuan yang hidup di tengah masyarakat Kalimantan Tengah," sambungnya. "Saya mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor gaya hidup sehat, aktif, dan produktif. Mari terus hidupkan ruang-ruang publik dengan kegiatan positif dan kolaboratif, agar semangat gotong royong dan kebersamaan terus tumbuh menjadi fondasi kemajuan daerah," pungkasnya. (Yayu) Editor: Yayu