WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut mengambil langkah progresif untuk memperkuat kualitas pembangunan berbasis keluarga melalui program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).
Dalam kegiatan strategis yang digelar bersama BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis (31/7/2025), Pemkab Tanah Laut menegaskan komitmen untuk mendorong percepatan status Kampung KB dari kategori “dasar” menjadi “mandiri” dan bahkan “paripurna”.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, camat, hingga Pokja Kampung KB se-Tanah Laut.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Tanah Laut, Ismail Fahmi, dalam sambutan pembukaannya menyatakan bahwa akselerasi Kampung KB hanya akan berhasil jika seluruh pihak bahu membahu.
“Kampung KB bukan sekadar soal dua anak cukup. Ini strategi pembangunan yang berbasis keluarga. Semua pihak harus terlibat, dari SKPD hingga ke tingkat desa,” ujar Fahmi.
Program Kampung KB sendiri merupakan inisiatif Presiden Joko Widodo sejak 2016, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan pembangunan berbasis keluarga.
Data Kampung KB di Tanah Laut
Hingga saat ini, Tanah Laut memiliki total 135 Kampung KB, dengan rincian sebagai berikut:
Dasar: 93 kampung
Berkembang: 25 kampung
Mandiri: 3 kampung
Paripurna: 14 kampung
Sesuai target nasional, setiap kabupaten/kota diharuskan meningkatkan minimal 5% dari total kampung menuju kategori “mandiri” dan “paripurna”.
