Regulasi F1 2026: Apa yang Akan Berubah dan Siapa yang Paling Siap?

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dunia Formula 1 akan memasuki era baru pada musim 2026. Dengan regulasi teknis yang sudah diumumkan FIA, perubahan besar akan terjadi terutama pada mesin dan aerodinamika mobil. Sejumlah tim mulai menyesuaikan diri, termasuk Red Bull Racing yang baru-baru ini mengonfirmasi tetap diperkuat Max Verstappen hingga musim 2026.

Namun, pertanyaannya: Apa saja yang akan berubah? Dan tim mana yang paling siap menghadapi era baru ini?

Mesin Hybrid Generasi Baru
Mulai musim 2026, semua mobil F1 akan menggunakan mesin hybrid 1.6 liter turbocharged V6 yang diperbarui. Yang menarik, komponen listriknya akan jauh lebih dominan dibanding musim-musim sebelumnya. Motor listrik (MGU-K) akan menyumbang hingga 50% dari total tenaga, menjadikan mobil F1 lebih efisien dan ramah lingkungan.

Tak hanya itu, bahan bakar yang digunakan juga akan sepenuhnya berkelanjutan, mendukung target F1 menuju netral karbon pada tahun 2030.

Aerodinamika Aktif: Mobil yang Bisa “Berubah Bentuk”
Salah satu perubahan paling revolusioner adalah penerapan aerodinamika aktif. Mobil akan dilengkapi sistem sayap yang bisa bergerak secara otomatis, tergantung kecepatan dan kebutuhan downforce. Teknologi ini disebut akan mengurangi drag (hambatan udara) di trek lurus dan meningkatkan cengkeraman di tikungan.

Konsep ini diyakini akan membuat balapan semakin kompetitif karena mobil bisa saling salip dengan lebih mudah.

Mobil Lebih Ringan dan Pendek
Dimensi mobil juga akan berubah. Mobil F1 2026 akan lebih pendek dan lebih ringan dibanding generasi saat ini. Tujuannya adalah meningkatkan kelincahan, mengurangi beban baterai, serta menciptakan pertarungan yang lebih seimbang antar tim.

Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para insinyur tim, karena harus mendesain ulang sasis dan sistem pendingin tanpa mengorbankan performa.