“Meski tidak ada kendala besar, pemadaman api di gambut membutuhkan waktu. Kami tetap berupaya maksimal hingga api benar-benar padam,” jelas Muliadi.
Ekosistem Terancam
Karhutla tidak hanya memusnahkan vegetasi, tapi juga membuat satwa liar kehilangan habitat. Ular kobra hanyalah satu dari sekian banyak korban tak terlihat. Burung, serangga, reptil kecil, hingga mamalia hutan kecil dipastikan turut terancam hidupnya akibat bencana ini.
Imbauan untuk Masyarakat
Pemerintah dan aparat terkait mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di musim kemarau. Tindakan sembrono tersebut bisa memicu karhutla besar yang dampaknya tak hanya pada manusia, tapi juga merusak alam secara menyeluruh.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






