Kecelakaan Kapal Beruntun Juli 2025 ini, Kemenhub Bakal Audit Perusahaan Transportasi Laut
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Terjadi beberapa kali kecelakaan kapal di Indonesia belakangan ini, membuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memerintahkan audit perusahaan-perusahaan transportasi laut.
Kecelakaan kapal beruntun beberapa waktu terakhir ini meliputi KMP Tunu Pratama Jaya dan KM Barcelona V.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, mengatakan pada Selasa (22/7/2025) Direktorat Jenderal Kemenhub audit perusahaan dilakukan berdasarkan Kode Manajemen Keselamatan Internasional (ISM Code).
Jika ditemukan operator tidak menjalankan seluruh sistem manajemen keselamatan yang sudah mereka buat, maka document of compliance (DOC) ISM Code dapat dicabut.
Dia menjelaskan pencabutan DOC ISM Code membuat perusahaan tidak dapat mengoperasikan kapalnya.
Langkah lainnya adalah menginstruksikan semua syahbandar untuk melaksanakan pemeriksaan atau ramp check semua kapal.
Kemenhub juga melaksanakan pengawasan atas pemenuhan ketentuan keselamatan pelayaran sesuai amanah undang-undang.
Ia menyampaikan, langkah berikutnya adalah mengevaluasi safety management system yang dimiliki oleh operator kapal, khususnya perusahaan yang mengoperasikan kapal penumpang.
BACA JUGA: PHK Naik Tajam! 42.385 Pekerja Terkena PHK Semester I 2025, Jateng Terbanyak, Kalsel Masuk 10 Besar
"Kemenhub juga sedang memeriksa aspek keselamatan menyeluruh terhadap kapal-kapal sungai, danau, dan penyeberangan (SDP)," terangnya.
Kemenhub juga merespons kecelakaan kapal beruntun dengan sosialisasi keselamatan pelayaran dan komunikasi yang tepat.
Pihaknya berharap dengan langkah ini diharapkan dapat mengubah kultur transportasi berkeselamatan.
"Langkah lainnya adalah meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan instansi terkait dalam menegakkan aturan keselamatan," paparnya lagi.
Kecelakaan kapal terjadi secara beruntun belakangan ini.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7/2025), mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan.
Lalu pada pada Minggu (20/7/2025), KM Barcelona V terbakar di Perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, 5 orang meninggal dunia dalam kejadian ini. (yayu/berbagai sumber)
Editor: Yayu