WARTABANJAR.COM, NANJING – Dunia maya China digemparkan oleh sosok yang dikenal sebagai “Sister Hong”, pria paruh baya yang menyamar sebagai wanita dan melakukan hubungan intim dengan lebih dari 1.000 pria, lengkap dengan kamera tersembunyi dan penyebaran video syur untuk keuntungan pribadi.
Kasus ini bukan hanya mencoreng privasi, tetapi juga membuka borok kelengahan dunia digital dalam melindungi korban penyamaran identitas seksual.
Berikut fakta-fakta mengejutkan tentang kasus Sister Hong yang kini tengah menjadi perbincangan hangat di seluruh Tiongkok.
1. Nyamar Jadi Wanita, Rayu Pria Masuk Apartemen
Pelaku bernama Jiao (38) menggunakan persona daring “Sister Hong” untuk memikat pria-pria dewasa melalui aplikasi sosial. Ia mengenakan wig, make-up tebal, dan pakaian perempuan, lengkap dengan suara dibuat cempreng demi meyakinkan korban.
Pria-pria yang tergoda kemudian diajak ke apartemennya di Nanjing, Provinsi Jiangsu, di mana mereka melakukan hubungan seksual. Semua direkam secara diam-diam menggunakan kamera tersembunyi yang sudah dipasang sebelumnya.
2. Aksi Direkam & Dijual Lewat Grup Rahasia
Tak berhenti sampai di situ, Sister Hong menjual video mesumnya secara daring di grup tertutup. Setiap anggota yang ingin mengakses video diwajibkan membayar 150 yuan atau sekitar Rp300 ribu sebagai biaya keanggotaan.
Menurut media lokal, sebagian korban terkejut saat menemukan wajah mereka muncul dalam rekaman yang beredar. Hal inilah yang mendorong beberapa di antaranya untuk melapor ke polisi.
3. Klaim Telah Tiduri 1.691 Pria! Polisi: Angka Itu Diduga Dilebihkan






