WARTABANJAR.COM, BARABAI – Akhmad Fauzi terpilih sebagai Juara 1 Duta GenRe Putra Kabupaten HST 2025 di Grand Final Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tahun 2025. Remaja berusia 18 tahun lulusan MAN 2 HST ini berhasil mencuri perhatian dewan juri lewat komitmennya menjadi agen perubahan bagi generasi muda di daerahnya. Sebanyak 22 finalis dari 11 kecamatan se-Kabupaten HST mengikuti Grand Final di Balai Rakyat HST, Senin (21/7/2025). Baca Juga Sudah 2 Kali Kejadian, Polsek Banjarmasin Timur Peringatkan Warga Modus Baru Pencurian di Rumah Kosong Saat Siang Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati HST Samsul Rizal, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Ketua TP PKK, Ketua GOW, serta Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB PPPA) HST, Drs. H. Syahbidin. Fauzi mengaku, keikutsertaannya dalam ajang ini didorong oleh keinginan kuat untuk menjadi remaja yang berencana dan membawa kebermanfaatan bagi lingkungan sekitarnya. “Saya ingin ikut berperan menjadi generasi berencana dan memberikan kebermanfaatan untuk orang sekitar,” ujarnya kepada wartabanjar.com, Selasa (22/7/2025) Proses seleksi yang panjang dan kompetitif menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Fauzi. Berawal dari keterlibatannya di Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sekolah, ia melangkah mantap hingga akhirnya dinobatkan sebagai juara. “Bertemu dengan anak-anak hebat dari 11 kecamatan adalah pengalaman luar biasa. Selama proses ini banyak perjuangan, pelajaran dan ilmu yang di serap dari apresiasi Duta GenRe 2025,” ungkapnya. Sebagai Duta GenRe HST, Fauzi berkomitmen untuk menjalankan program-program strategis yang menyasar peningkatan kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, hingga isu stunting. Ia berencana melakukan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah, lingkungan masyarakat, serta pendekatan dengan remaja sebaya. “Tantangan utama remaja saat ini adalah kurangnya kesadaran terhadap pentingnya kesehatan reproduksi dan perencanaan kehidupan berkeluarga. Jika bukan sekarang kita bergerak, kapan lagi?” tegasnya. Fauzi juga menekankan pentingnya memberikan keteladanan kepada sesama remaja dalam menghadapi isu-isu krusial yang dihadapi generasi muda. Menurutnya, menjadi Duta GenRe bukan hanya soal gelar, tetapi tanggung jawab moral untuk membawa perubahan positif. “Harapan saya, posisi ini bisa jadi wadah mengembangkan potensi diri dan membawa kebermanfaatan lebih luas, baik untuk diri sendiri maupun untuk daerah,” katanya. Selanjutnya, Fauzi akan mewakili Kabupaten HST dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Ia menyatakan telah mempersiapkan diri dari segi materi, mental, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pihak terkait. “Semoga saya bisa membawa nama baik HST dan menunjukkan bahwa remaja daerah juga bisa berdaya dan berdampak,” pungkasnya. (Adew) Editor Restu