VIRAL! Nelayan Batakan Panen Ubur-Ubur, Dijual Rp12 Ribu per Keranjang untuk Ekspor

“Waaaw bisa buat selai Krabby Patty”

Tak sedikit pula yang penasaran dengan fungsi ubur-ubur ini. Meski tampak aneh bagi sebagian orang, ubur-ubur ternyata menjadi bahan olahan makanan di beberapa negara Asia dan berpotensi besar di industri ekspor maritim.

“Dimakan kah tu ubur-ubur, buat apa?”

“Pantai Borneo juga ada, tapi sdikit aja. Ini mah panen besar!”

“Kada ngalih kada, itu kena ubur-ubur dijadikan selai jua 😂”

Dari Pantai Batakan ke Pasar Global

Menurut informasi dari warga, panen ubur-ubur ini merupakan musiman, biasanya terjadi saat kondisi laut mendukung. Ubur-ubur akan dibawa ke pengepul untuk kemudian diolah dan diekspor, terutama ke negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, hingga Korea, di mana ubur-ubur menjadi bahan kuliner eksotis.

Potensi maritim Desa Batakan pun kembali menjadi sorotan, terutama karena tidak hanya potensi pariwisata, tetapi juga sebagai ladang rezeki musiman bagi nelayan dan warga pesisir.(Wartabanjar.com/talainfo_/berbagai sumber)

editor: nur muhammad