MENYESAL Jadi Tentara Bayaran Rusia, Mantan Marinir TNI Minta Pulang dengan Prabowo: “Mohon Bantu Saya"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MOSKOW – Mantan prajurit Marinir TNI AL, Satria Arta Kumbara, menjadi sorotan setelah muncul permintaan terbuka kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto agar ia dipulangkan ke Indonesia. Satria mengaku menyesal telah bergabung sebagai tentara bayaran Rusia, dan kini ingin kembali ke Tanah Air.
Satria sebelumnya berdinas di Inspektorat Korps Marinir (Itkomar) namun dinyatakan desersi, diberhentikan dari dinas militer, dan telah dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh Pengadilan Militer.
Dari Seragam Loreng ke Medan Perang Asing
Kisah Satria menjadi perbincangan panas di media sosial. Dulu ia sempat koar-koar lantang membela keputusannya bergabung dengan militer asing, bahkan menyebut langkahnya sebagai pilihan hidup.
BACA JUGA:Kopda Bazarsah yang Tembak 3 Polisi & Kelola Judi, Dituntut Hukuman Mati oleh Oditur Militer
Kini, setelah beberapa waktu berlalu di Rusia dan diduga mengalami tekanan, ia menyampaikan pesan terbuka penuh harap agar bisa kembali ke Indonesia dan bertemu keluarganya.
“Saya menyesal... Saya ingin kembali, mohon bantu saya pulang,” ucap Satria dalam video permohonannya yang viral.
Netizen Merespons: Dulu Sombong, Sekarang Minta Pulang?
Reaksi publik pun bermunculan—ada yang menyayangkan, ada pula yang mencibir. Berikut beberapa komentar netizen yang menggambarkan ragam respons:
“Kangen keluarga ya mas... anak istrimu bawa aja ke Rusia sekalian, hidup lebih mapan di sana.”
“Mas Satria mungkin kecewa sama sistem, tapi bukan sama Indonesia.”
“Dulu sombong-sombong, sekarang minta dipulangkan. Dunia memang berputar, Bro.”
“Agen ganda Uchiha Itachi, mantapp!”
“Kemarin fansmu mana nih? Yang katanya patriot?”
“Bang, jangan balik bang… kita aja pengen kabur dari Konoha ini.” 😂
“Kalau kembali, ilmunya lumayan tuh, siapa tahu bisa dipakai.”
Kenapa Satria Dipecat dari TNI?
Berdasarkan catatan resmi, Satria diberhentikan dari dinas TNI karena desersi, yaitu kabur dari tugas tanpa izin sah. Setelah dinyatakan melanggar hukum militer, ia dikenai hukuman penjara dan secara otomatis kehilangan status keanggotaan militer aktif.
Namun, yang membuat heboh adalah keputusannya melanjutkan hidup dengan bergabung ke militer asing, sesuatu yang sangat tidak lazim dan kontroversial bagi eks prajurit Indonesia.
Prabowo Diminta Turun Tangan
Kini, Satria mengajukan permintaan bantuan langsung ke Menhan Prabowo agar dapat difasilitasi pulang ke Indonesia. Belum ada respons resmi dari Kementerian Pertahanan hingga saat ini.
Fenomena Satria jadi cermin kerasnya realitas hidup militer dan tekanan sosial, sekaligus membuka diskusi soal loyalitas, nasionalisme, dan pencarian makna dari seorang mantan prajurit yang pernah bersumpah setia pada merah putih.(Wartabanjar.com/unikinfold/berbagai sumber)
editor: nur muhammad