WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Langkah nyata pencegahan stunting di Kota Banjarbaru resmi dimulai, ditandai dengan peluncuran Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), yang digelar di TK ABBA Kemuning, Banjarbaru Selatan.
Program ini merupakan hasil sinergi antara Dinas DP3APMP2KB Banjarbaru dan Lazismu Banjarbaru, didukung penuh oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Banjarbaru serta Nasiyatul ‘Aisyiyah.
Kolaborasi ini menandai babak baru dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, khususnya bagi bayi di bawah dua tahun (BADUTA).
Program ini akan berjalan selama enam bulan ke depan, yakni dari Juli-Desember 2025.
Kegiatan awal diisi dengan sosialisasi kesehatan, pengukuran antropometri (berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala), serta pembagian paket sembako kepada 12 anak BADUTA penerima manfaat.
Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Banjarbaru, Dr. Hj. Rita Khairina, menyampaikan antusiasmenya terhadap inisiatif ini.
“Untuk pertama kalinya, kami berkolaborasi dengan Lazismu dan dinas terkait melalui Program GENTING. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menciptakan masa depan anak-anak yang lebih sehat dan cerdas,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Minggu (20/7/2025) siang.
Menurutnya, intervensi gizi sejak dini akan sangat menentukan kualitas hidup anak di masa mendatang, termasuk kecerdasan dan potensi kepemimpinan.
Sementara itu, Aida Wartini, salah satu Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Banjarbaru Selatan, mengapresiasi keterlibatan Lazismu dalam mendukung program penurunan stunting.







