WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Panggung megah Wisata Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, pada Sabtu (19/7/2025) malam, menjadi saksi bisu puncak gelaran Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kabupaten Tanah Laut tahun 2025. Setelah melalui serangkaian seleksi ketat, delapan pasang finalis siap memperebutkan gelar duta yang akan menjadi garda terdepan promosi pariwisata daerah. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Zulpuaddin, S.Sos, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. "Alhamdulillah pada hari ini pada malam ini kita bisa melaksanakan grand final putra putri pariwisata tahun 2025," ujarnya. Beliau menambahkan bahwa ajang ini merupakan kelanjutan dari malam adu bakat yang telah dilaksanakan sebelumnya yaitu pada Jumat (18/7/2025) yang menyaring 12 pasangan menjadi 8 pasangan untuk berlaga di grand final. Zulpuaddin menjelaskan, latar belakang kegiatan pemilihan putra-putri pariwisata ini hadir sebagai ekstensi dan pengembangan karakter generasi muda Tanah Laut. "Dengan mengusung konsep promosi kepariwisataan dan berbagai aspek lainnya dengan menerapkan konsep masing-masing ini di mana di masa kini dan di mana para Duta berperan sebagai promotor yang aktif dan inovatif baik media sosial maupun secara langsung ke masyarakat," paparnya. Ia juga menegaskan bahwa peran duta terpilih akan memudahkan penyebaran informasi tentang kepariwisataan Kabupaten Tanah Laut, baik bagi masyarakat lokal maupun luar daerah, demi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Perjalanan Panjang Menuju Gelar Duta Pariwisata Proses pemilihan Putra Putri Pariwisata Kabupaten Tanah Laut tahun 2025 telah melewati tahapan yang cukup panjang dan menantang. Dimulai dengan pendaftaran daring dan luring di Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut yang berlangsung dari tanggal 20 Mei hingga 4 Juni 2025. Setelah itu, para peserta mengikuti tes teknik dan tertulis pada 5 Juli di Aula Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut. "Kemudian 6 Juli tes wawancara di Dinas Pariwisata," tambah Zulpuaddin. Pengumuman finalis dilakukan secara daring pada 8 Juli. Para finalis kemudian menjalani kegiatan yang padat, termasuk pra karantina terbuka pada 12 Juli, yang meliputi kegiatan sasirangan sekaligus menerima materi ekonomi kreatif. Selanjutnya, karantina tertutup dilaksanakan pada 12 dan 13 Juli di Sinar Hotel. Puncaknya, malam putra dan putri pariwisata Tanah Laut ditempatkan di Batakan Baru pada 18 Juli, sebelum akhirnya melangsungkan grand final pada 19 Juli di lokasi yang sama. Ide lokasi grand final di Wisata Pantai Batakan Baru ini merupakan masukan langsung dari Ibu Bupati, dengan tujuan untuk sekaligus mempromosikan Batakan Baru yang kini menjadi ikon pariwisata daerah. BACA JUGA: Istri di Paramasan Bunuh Suami Hingga Kepala Putus: ini Fakta-fakta Mengejutkannya! Visi Wakil Bupati: Lahirkan Duta Berwawasan Luas Wakil Bupati Tanah Laut, H. Zazuli, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran duta pariwisata yang terpilih. "Yang tidak hanya memiliki penampilan menarik tetapi juga wawasan luas, kepribadian dahulu terhadap budaya lokal, serta semangat untuk mempromosikan potensi pariwisata daerah laut yang kita cintai ini," tegasnya. H. Zazuli menyoroti kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal Tanah Laut yang luar biasa, mulai dari pantai eksotis, pegunungan asri, situs sejarah, kerajinan tangan khas, hingga kekayaan kuliner. "Maka dari itu peran Putri pariwisata menjadi sangat penting dalam mengangkat Citra dan daya saing Tanah Laut di mata regional nasional," ungkapnya. Beliau berharap agar pemenang yang terpilih nanti dapat menjadi yang terbaik di daerah. Total peserta yang mengikuti seleksi ini terdiri dari 18 putra dan 21 putri, dengan total 39 peserta yang berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Harapan besar kini disematkan pada pasangan Putra Putri Pariwisata Tanah Laut 2025 yang terpilih malam ini, untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam memperkenalkan pesona Tanah Laut ke seluruh penjuru. (Gazali) Editor: Yayu