WARTABANJAR.COM, PARINGIN – Dugaan penyelewengan dana desa kembali mencuat di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Kali ini, Kepala Desa Bihara Hilir, Kecamatan Awayan, disorot karena diduga menganggarkan pengadaan ambulans secara fiktif senilai Rp195 juta dalam tahun anggaran berjalan.
Informasi ini disampaikan oleh pihak Inspektorat Kabupaten Balangan, yang menyebut kasus tersebut kini sudah masuk dalam tahap penyidikan oleh Polres Balangan.
“Masalah di Desa Bihara Hilir sudah dalam penyidikan, jadi kami belum bisa memberikan keterangan,” ujar Inspektur Urai Nur Iskandar saat dikonfirmasi wartawan.
Camat Turun Tangan
Camat Awayan, Aswal Salahudin, mengaku pihaknya telah mengambil langkah cepat. Ia menyebut telah memanggil perangkat desa, mulai dari kepala desa hingga bendahara, untuk dilakukan pembinaan dan klarifikasi.
“Sudah dua kali kami panggil. Tujuannya agar program desa benar-benar direalisasikan, bukan hanya di atas kertas,” tegasnya.
BACA JUGA:KRONOLOGI Istri Penggal Kepala Suami di Paramasan Banjar, Nikah Baru Sebulan
Kades Akui Ambulans Belum Dibeli







