WASPADA KARHUTLA! Kalsel Kerahkan Masyarakat & Teknologi Canggih Hadapi Musim Kemarau 2025

“Sinergi adalah kekuatan utama kami. Dari TNI-Polri, Damkar, hingga relawan masyarakat—semua bergerak bersama,” jelasnya.

Tak tanggung-tanggung, Gubernur Kalsel bahkan telah mengusulkan ke BNPB untuk menurunkan lima unit heli water bombing dan satu heli patroli udara guna mengantisipasi titik api di kawasan rawan.

Sebagai langkah tambahan, pemerintah juga merancang modifikasi cuaca untuk menambah cadangan air di wilayah kritis, seperti lahan gambut di sekitar Bandara Syamsudin Noor.

“Modifikasi cuaca ini penting agar air tetap tersedia untuk memadamkan api, terutama di area gambut yang sulit dijangkau,” pungkas Bambang.

Kalsel kini memasuki fase siaga, dan seluruh kekuatan tengah dikerahkan agar bencana asap tak kembali menghantui masyarakat seperti tahun-tahun sebelumnya.(Wartabanjar.com/IKhsan)

editor: nur muhammad