Banjarbaru Tetapkan 5 Zona Tertib Lalu Lintas! Pelanggar Siap-Siap Diawasi Ketat
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru semakin serius menegakkan disiplin di jalan raya. Terbaru, lima kawasan resmi ditetapkan sebagai Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) untuk meningkatkan keselamatan dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Kelima titik KTL tersebut meliputi:
Jalan A. Yani Km 31 (sekitar Pertigaan Brimob)
Jalan Panglima Batur (dari Bundaran Amaco hingga Bundaran STM)
Jalan Pangeran Hidayatullah
Jalan Pangeran Suriansyah
Jalan Wijaya Kusuma
Penetapan ini berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Banjarbaru Nomor 12 Tahun 2025 yang disahkan sejak 18 Maret 2025 lalu.
BACA JUGA:Cegah Banjir Tahunan, DPRD & Wali Kota Banjarbaru Kompak Dukung Normalisasi Sungai Tonhar!
Tertib Demi Keselamatan Bersama
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Banjarbaru, Adi Royan Pratama, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga bentuk edukasi keselamatan di jalan raya.
“Penerapannya sudah dimulai, sembari kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya, Sabtu (12/7/2025) sore.
Kolaborasi Lintas Instansi, Fokus pada Edukasi
Dishub Banjarbaru menggandeng berbagai pihak, termasuk Satlantas Polres Banjarbaru, UPPD Samsat, dan Jasa Raharja, untuk memperluas jangkauan edukasi dan pengawasan.
“Kami lakukan edukasi di titik strategis seperti Simpang APILL Samsat, Bundaran Amaco, hingga kawasan usaha,” ungkap Adi.
Menurutnya, pemahaman masyarakat tentang pentingnya tertib lalu lintas harus dibangun secara konsisten agar budaya disiplin bisa tumbuh dari kesadaran, bukan semata karena takut sanksi.
“Kami ingin para pengguna jalan makin sadar bahwa tertib lalu lintas itu penting demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Langkah Awal Menuju Smart City Aman dan Tertib
Program ini merupakan bagian dari komitmen Banjarbaru menuju kota yang lebih tertib, aman, dan ramah pengguna jalan. Dengan KTL, diharapkan angka pelanggaran lalu lintas bisa ditekan dan insiden kecelakaan berkurang signifikan.(Wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur muhammad